7 fitur C4ISR Len Industri Pertahanan 2026 menjadi tonggak penting dalam modernisasi pertahanan digital Indonesia. PT Len Industri (Persero), BUMN Industri Pertahanan yang berperan sebagai Holding DEFEND ID, telah mengembangkan kapabilitas Command, Control, Communication, Computer, Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (C4ISR) yang komprehensif untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer Indonesia. Dengan target kontrak Rp132,05 triliun di akhir 2026 dan pendapatan Rp35,47 triliun, Len Industri memposisikan diri sebagai integrator sistem pertahanan nasional berbasis teknologi tinggi yang mampu menghubungkan seluruh matra TNI dalam satu ekosistem operasi terpadu.
7 Fitur C4ISR Len Industri Pertahanan 2026 yang Wajib Diketahui
PT Len Industri secara konsisten mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi elektronika pertahanan antarmatra sejak berdiri sebagai BUMN pada 1991. Fokus pada C4ISR menjadikan Len sebagai “otak” sistem pertahanan nasional — bekerja di balik layar menghubungkan berbagai platform darat, laut, dan udara agar dapat berkomunikasi secara real-time, aman, dan andal. Berikut adalah tujuh fitur unggulan C4ISR Len Industri yang menjadi pilar pertahanan digital Indonesia di tahun 2026.
1. Sistem Komando dan Kendali (Command & Control / C2)

Sistem Command & Control (C2) Len Industri merupakan fondasi dari keseluruhan arsitektur C4ISR nasional. Melalui produk unggulan AXYS-MD (Joint Tactical Command Control) dan AXYS-ISR (ISR Command Control System), Len mampu mengintegrasikan rantai komando dari tingkat strategis hingga taktis dalam satu platform terpadu. Sistem ini memungkinkan komandan satuan untuk memantau situasi medan perang secara real-time, mendistribusikan perintah operasional dengan cepat, dan mengkoordinasikan respons lintas matra. Penerapan konsep Network Centric Warfare (NCW) yang didukung oleh C2 Len memastikan bahwa keputusan taktis dapat diambil berdasarkan data yang akurat dan mutakhir. Sistem ini telah diuji melalui proyek National Tactical Data Link & C2 System bersama TNI, yang menjadi bukti nyata kapabilitas teknis Len dalam mengelola operasi pertahanan skala nasional secara digital.
Teknologi Kunci: AXYS-MD, AXYS-ISR, MINDS (Multi-Intelligence Decision Support System)
2. Komunikasi Militer Terenkripsi
Komunikasi yang aman dan andal adalah syarat mutlak operasi militer modern. Len Industri menghadirkan solusi komunikasi militer terenkripsi melalui lini produk OMNICOM yang tersedia dalam tiga varian: OMNICOM-NV (Naval Version untuk kapal perang), OMNICOM-MP (Mobile Platform untuk kendaraan tempur), dan OMNICOM-GB (Ground Base untuk pos komando darat). Sistem OMNICOM dirancang dengan enkripsi end-to-end berlapis yang memenuhi standar keamanan militer, memastikan seluruh transmisi data dan suara terlindungi dari intersepsi musuh. Selain itu, radio taktikal Len telah terbukti digunakan oleh satuan TNI di berbagai matra, menghadirkan komunikasi yang tahan gangguan di kondisi medan yang paling menantang sekalipun. Dengan teknologi frekuensi hopping dan anti-jamming yang terintegrasikan, produk komunikasi Len menjamin interoperabilitas antar satuan tempur lintas matra secara real-time.
Teknologi Kunci: OMNICOM-NV, OMNICOM-MP, OMNICOM-GB, Radio Taktikal
3. Combat Management System (CMS) untuk Kapal Perang

Combat Management System (CMS) adalah fitur C4ISR yang paling kompleks dan menjadi kebanggaan Len Industri di ranah pertahanan laut. Produk AXYS-CMS yang dikembangkan secara mandiri telah diimplementasikan di 8 KRI (Kapal Republik Indonesia) melalui program pengembangan CMS Mandala, termasuk modernisasi Combat System MRLF KRI Usman Harun 359. Sistem ini mengintegrasikan seluruh sensor, senjata, dan sistem navigasi kapal dalam satu antarmuka terpadu, memungkinkan awak kapal untuk mengelola ancaman multi-dimensi secara simultan. AXYS-CMS mampu memproses data dari radar, sonar, sistem rudal, dan artileri dalam waktu nyata, memberikan rekomendasi taktis kepada komandan kapal dalam hitungan detik. Keberhasilan Len dalam mengembangkan CMS secara mandiri menjadikan Indonesia salah satu dari sedikit negara berkembang yang memiliki kapabilitas produksi sistem tempur kapal perang sendiri, mengurangi ketergantungan pada teknologi asing secara signifikan.
Pencapaian: CMS terpasang di 8 KRI, termasuk upgrade DA-05 pada 4 KRI TNI AL
4. Tactical Data Link (TDL) Nasional
LINK ID — produk Tactical Data Link milik Len Industri — merupakan sistem pertukaran data taktis yang memungkinkan berbagai platform alutsista TNI berkomunikasi menggunakan protokol data yang terstandarisasi. Dalam konsep Network Centric Warfare (NCW), Tactical Data Link adalah “urat nadi” yang menghubungkan seluruh node pertempuran, dari radar peringatan dini, pesawat tempur, kapal perang, hingga pasukan darat. LINK ID dirancang kompatibel dengan standar NATO Link-16 namun dimodifikasi sesuai kebutuhan operasional dan keamanan nasional Indonesia. Melalui proyek National Tactical Data Link & C2 System, Len Industri telah membuktikan kemampuannya membangun infrastruktur TDL skala nasional yang mampu mendukung operasi gabungan TNI. Pertukaran data antar satuan yang sebelumnya memakan waktu menit kini dapat terjadi dalam milidetik, meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan taktis secara dramatis.
Teknologi Kunci: LINK ID, Communication Tactical Data Link System (CTDLS)
5. Sistem Intelijen dan Pengawasan (ISR) berbasis UAV

Komponen Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (ISR) dari C4ISR Len Industri semakin diperkuat oleh pengembangan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang terintegrasi. Len memiliki portofolio UAV yang lengkap: DID 3.11 BLOS untuk operasi Beyond Line of Sight, AEROSIGHT sebagai Intelligent Surveillance System VTOL UAV, AEROBAIT sebagai Target Drone, dan AUTACS sebagai UAV Flight Control Computer. Keseluruhan platform UAV ini dirancang terintegrasi dengan sistem AXYS-ISR sehingga data pengintaian dapat langsung diproses dan didistribusikan ke seluruh jaringan C4ISR. Kemampuan ISR berbasis UAV ini juga didukung oleh Mission System UAV/PTTA MALE (Medium Altitude Long Endurance), yang telah masuk dalam daftar pengalaman proyek strategis Len bersama TNI. Dengan integrasi AI dalam sistem MINDS (Multi-Intelligence Decision Support System), data dari berbagai sensor ISR dapat dianalisis secara otomatis untuk mendukung pengambilan keputusan komandan di lapangan.
Portofolio UAV: DID 3.11 BLOS, AEROSIGHT VTOL, AEROBAIT, AUTACS
6. Sistem Radar Terintegrasi
Radar merupakan mata dari sistem C4ISR, dan Len Industri telah membuktikan kapabilitasnya dalam pengembangan serta pemeliharaan sistem radar militer Indonesia. Di antaranya adalah Radar Ground Controlled Interception (GCI) yang dikembangkan bersama konsorsium nasional terdiri dari PT Len Industri, PT LAPI ITB, PT Radar Telekomunikasi Indonesia (RTI), dan PT Infoglobal Teknologi Semesta. Radar GCI dilengkapi dengan sistem Command and Control yang mampu memberikan pengarahan pesawat tempur dalam misi intercept serta mengamankan wilayah udara NKRI. Selain itu, Len telah berhasil menyelesaikan proyek Radar Medium Range untuk TNI AU dan perbaikan Radar Master T TNI AU, serta upgrade Radar DA-05 pada 4 KRI TNI AL — membuktikan kemampuan MRO (Maintenance, Repair & Overhaul) radar kelas dunia. Radar Surveillance Len S-200 yang pernah didemonstrasikan kepada Kementerian Perindustrian menjadi bukti nyata kemandirian teknologi radar dalam negeri.
Proyek Radar: Radar GCI, Radar Medium Range TNI AU, Radar DA-05 KRI
7. Sistem Navigasi dan Manajemen Armada

Fitur ketujuh C4ISR Len Industri adalah sistem navigasi dan manajemen armada yang memungkinkan monitoring dan koordinasi aset pertahanan secara komprehensif. CENTRINAV (Navigation Data Distribution System) mengintegrasikan data navigasi dari berbagai platform, sementara MAESTRO (Integrated Asset Management System) dan XMOVER (Fleet Management System) memastikan seluruh aset TNI dapat dipantau dan dikelola secara terpusat. Sistem ini sangat krusial dalam mendukung operasi gabungan yang melibatkan ratusan unit alutsista dari berbagai matra secara simultan. Integrasi dengan konsep NCW memungkinkan situational awareness yang komprehensif — komandan dapat mengetahui posisi, status, dan kesiapan tempur seluruh satuan dalam satu tampilan operasional terpadu. Di tahun 2026, pengembangan ini semakin diperkuat dengan integrasi teknologi satelit pertahanan yang dikembangkan bersama BSSN dan PSN untuk memastikan ketahanan komunikasi sistem navigasi nasional.
Teknologi Kunci: CENTRINAV, MAESTRO, XMOVER
Perbandingan Kapabilitas C4ISR Len Industri: Dari Darat, Laut, hingga Udara

| Fitur C4ISR | Matra Darat | Matra Laut | Matra Udara |
| Command & Control | ✅ AXYS-MD | ✅ AXYS-CMS | ✅ AXYS-ISR |
| Komunikasi Terenkripsi | ✅ OMNICOM-GB | ✅ OMNICOM-NV | ✅ OMNICOM-MP |
| Tactical Data Link | ✅ LINK ID | ✅ LINK ID | ✅ LINK ID |
| Sistem ISR/UAV | ✅ UAV Taktis | ✅ MPA Mission | ✅ AEROSIGHT |
| Radar | ✅ Radar TD-2000 | ✅ Radar DA-05 | ✅ Radar GCI |
| Navigasi | ✅ XMOVER | ✅ CENTRINAV | ✅ CENTRINAV |
| Manajemen Aset | ✅ MAESTRO | ✅ MAESTRO | ✅ MAESTRO |
Strategi DEFEND ID 2026: Tujuh Pilar Penguatan C4ISR Nasional
Dalam kerangka strategi 2026 yang diformulasikan oleh Direktur Utama Holding DEFEND ID, Joga Dharma Setiawan, PT Len Industri menetapkan tujuh pilar utama melalui Corporate Strategic Scenario (CSS). Pilar-pilar tersebut mencakup penguatan bisnis inti C4ISR, inovasi produk dan layanan, transformasi proses bisnis, pengembangan sumber daya manusia, dan optimalisasi teknologi informasi. Pasar Asia Pasifik dan Afrika menjadi fokus ekspansi internasional DEFEND ID, seiring peluang kontrak pertahanan baru yang terus terbuka. Dengan target total kontrak Rp132,05 triliun dan pendapatan Rp35,47 triliun di akhir 2026, Len Industri memperkuat posisinya sebagai motor kemandirian industri pertahanan nasional. Program ASTA CITA Len yang selaras dengan agenda pembangunan Presiden Prabowo Subianto juga menjadi pedoman strategis dalam percepatan penguasaan teknologi C4ISR secara mandiri.
Baca Juga TNI Adopsi Teknologi Hijau untuk Pertahanan Era Modernisasi 2026
FAQ: 7 Fitur C4ISR Len Industri Pertahanan 2026
Apa itu C4ISR dalam konteks PT Len Industri?
C4ISR adalah singkatan dari Command, Control, Communication, Computer, Intelligence, Surveillance and Reconnaissance. PT Len Industri (Persero) merupakan BUMN Industri Pertahanan yang menjadi tulang punggung pengembangan sistem C4ISR nasional Indonesia. Sebagai Holding DEFEND ID, Len mengintegrasikan seluruh komponen C4ISR — dari radar, komunikasi terenkripsi, hingga UAV — untuk menghubungkan alutsista TNI lintas matra darat, laut, dan udara dalam satu sistem operasi terpadu yang real-time dan aman.
Apa produk unggulan C4ISR Len Industri di tahun 2026?
Produk unggulan C4ISR Len Industri di 2026 meliputi: (1) AXYS-CMS untuk Combat Management System kapal perang, (2) LINK ID sebagai Tactical Data Link nasional, (3) OMNICOM untuk komunikasi militer terenkripsi tiga matra, (4) AEROSIGHT VTOL UAV untuk misi ISR, (5) MINDS sebagai Multi-Intelligence Decision Support System, (6) CENTRINAV untuk distribusi data navigasi, dan (7) MAESTRO sebagai Integrated Asset Management System. Seluruh produk ini dirancang terintegrasi penuh dalam ekosistem C4ISR nasional.
Apa kontribusi Len Industri terhadap kemandirian pertahanan Indonesia?
Len Industri berkontribusi langsung pada kemandirian pertahanan Indonesia melalui pengembangan teknologi C4ISR secara mandiri, yang mengurangi ketergantungan pada sistem asing. Pencapaian nyata termasuk CMS yang terpasang di 8 KRI, pengembangan Radar GCI bersama konsorsium nasional, dan sistem National Tactical Data Link. Program ASTA CITA Len juga mendukung pembangunan SDM unggul di bidang sains dan teknologi pertahanan untuk jangka panjang.
Bagaimana C4ISR Len mendukung konsep Network Centric Warfare (NCW)?
C4ISR Len Industri adalah enabler utama implementasi Network Centric Warfare (NCW) TNI. Melalui integrasi Command & Control, Tactical Data Link, dan sistem komunikasi terenkripsi, seluruh satuan tempur dapat terhubung dalam jaringan data terpadu. Hal ini memungkinkan pertukaran informasi taktis secara real-time antar platform darat, laut, dan udara, sehingga kecepatan pengambilan keputusan meningkat secara signifikan dan efektivitas operasi gabungan TNI dapat dioptimalkan.
Apa target bisnis DEFEND ID untuk tahun 2026?
PT Len Industri selaku Holding DEFEND ID menargetkan total kontrak sebesar Rp132,05 triliun dan pendapatan Rp35,47 triliun pada akhir 2026. Strategi ini dirumuskan dalam tujuh pilar utama melalui Corporate Strategic Scenario (CSS), yang mencakup penguatan bisnis inti, inovasi produk C4ISR, transformasi digital, dan ekspansi ke pasar Asia Pasifik serta Afrika.
Apa perbedaan antara AXYS-CMS dan AXYS-MD?
AXYS-CMS (Combat Management System) dirancang khusus untuk kapal perang, mengintegrasikan seluruh sensor, senjata, dan sistem navigasi di atas kapal dalam satu platform. Sementara itu, AXYS-MD (Joint Tactical Command Control) adalah sistem komando taktis bersama yang digunakan di tingkat operasi gabungan lintas matra. Keduanya merupakan bagian dari ekosistem AXYS yang dikembangkan Len Industri sebagai solusi C4ISR terintegrasi untuk TNI.
Kesimpulan: 7 Fitur C4ISR Len Industri sebagai Fondasi Pertahanan Digital 2026
7 fitur C4ISR Len Industri Pertahanan 2026 — mulai dari sistem komando & kendali, komunikasi militer terenkripsi, Combat Management System, Tactical Data Link, ISR berbasis UAV, radar terintegrasi, hingga sistem navigasi dan manajemen armada — membentuk ekosistem pertahanan digital yang komprehensif dan saling terintegrasi. PT Len Industri, sebagai BUMN Industri Pertahanan dan Holding DEFEND ID, telah membuktikan kemampuan Indonesia membangun kapabilitas C4ISR kelas dunia secara mandiri. Dengan target ambisius di 2026 dan dukungan penuh dari Program ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto, Len Industri siap membawa pertahanan digital Indonesia ke level berikutnya — berdaulat, terintegrasi, dan mampu bersaing di panggung pertahanan regional maupun global.
Referensi:
- PT Len Industri (Persero) – Elektronika Pertahanan. len.co.id (2026)
- PT Len Industri – TNI Tinjau Fasilitas Produksi C4ISR. len.co.id (Mei 2025)
- ANTARA News – Len Integrasikan Teknologi Antarmatra. antaranews.com (Desember 2025)
- Pasjabar – PT Len DEFEND ID Susun Strategi 2026. pasjabar.com (Januari 2026)
- Kementerian Pertahanan RI – Kunjungi PT Len, Menhan Prabowo. kemhan.go.id